Minggu, 01 Januari 2012

Tragedi bumi pertiwi


Tragedi Bumi Pertiwi

Bencana selalu membawa luka
Kehilangan selalu membawa duka
Dan duka adalah awal sebuah luka
Manusia tak sadar dengan kesombonganya
Telah hancurkan bumi dengan kebodohan yang sempurna
Apakah mereka tidak menyadari
Bumi telah mereka lukai dan di buat menangis
Sungguh bumi telah muak
Dengan rasa ke aku-an manusia
Rasa pada manusia pun perlahan tiada
Bumi pertiwi yang dahulu baik hati
Kini diliputi dendam pada manusia
Tiada belas kasih pada setiap bencana-nya
Bumi pertiwi telah murka
Dan nyawa jadi incaranya
Namun ia masih bersabar
Seratus nyawa yang ia renggut dalam bencana alam
Hanya untuk memperingati Ratusan juta nyawa yang masih ada
Segala bencana dan tragedi di bumi pertiwi
Adalah buah dari apa yang diebabkan oleh kita sendiri
Sadarlah Kita hanya memiliki satu tempat untuk hidup
Tiada tempat lebih indah di jagat raya swlain Bumi Pertiwi

Sang Pemimpin


"Sang Pemimpin"

Hidup terasa lara di dunia fana
Kami teraniyaya di bumi tercinta
Tak ada lagi pemimpin  negeri
Yang mampu memberi mimpi
Dimana nurani engkau para pendiri negeri
Ketika dengar  para petani menjerit
Kami terluka engkau tertawa
Kami letih mencari nafkah
Kau buang uang bagai sampah
Kami butuh seorang pembimbing
Bukan orang yang menganggap kami kambing
Kami ingin pemimpin bijak
Bukan Pembela sang Pembajak
Dimanakah kau sembunyi
Wahai pemimpin sejati